Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Zuhud dan Poligami

Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu,  salah satu manusia paling zuhud setelah para Nabi 'alaihim assalam. Meski zuhud, ternyata beliau berpoligami, bahkan dalam sejarah hidupnya pernah menikah sampai 9 kali. Dengan 4 isteri, ketika formasi berkurang, maka digenapkan lagi.

Pun dengan para Sahabat Nabi yang diberi kabar gembira dengan surga yang berjumlah 10 orang. Semuanya berpoligami, kecuali Abu Ubaidah, ia sibuk di medan tempur.

Abu Bakar radhiyallahu 'anhu yang mudah dan seringkali menangis ketika membaca quran,  ia beristeri 4.

Umar bin Khatab radhiyallahu 'anhu yang pipinya ada tanda goresan hitam karena seringnya menangis dengan dahsyat, menikah sampai 9 kali, dengan formasi 4.

Ustman bin Affan radhiyallahu 'anhu yang sangat gemar membaca quran hingga akhir hayatnya meninggal dalam keadaan syahid sedang membaca quran. Beliau pun berpoligami, selama hidupnya menikah sampai 8 kali. Pernikahan terakhirnya di usia 80 an dengan seorang gadis cantik berusia 20 tahunan. Sang gadis yang akhirnya menjadi janda dari Ustman pun memilih tak menikah lagi seumur hidupnya. Alasannya,  ia sangat mencintai suaminya,  dan hanya ingin hidup dengan Ustman di dunia dan akhirat (surga).

Para sahabat, tabiin dan generasi shalih seterusnya, mereka orang-orang yang sangat takut kepada Allah Ta'ala. Dan umumnya mereka berpoligami, meski zuhud namun mereka juga melakukan poligami.

Kezuhudan tidak ada hubungannya dengan poligami, karena jika ada, seharusnya para sahabat tidak berpoligami karena merekalah manusia paling zuhud setelah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.

Namun poligami adalah kebutuhan bagi mereka yang mampu dan berani.
 

Ustadz Abu Usamah Guntara

Posting Komentar untuk "Zuhud dan Poligami"

Hosting Unlimited Indonesia

channel-telegram

Berlangganan via Email