Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Poligami: Seni Melepaskan Menuju Kebebasan


"Letting go is hard But being free is beautifull"
 

Poligami itu seni melepaskan genggaman.

Kita sedari kecil selalu diajarkan untuk mengejar sesuatu, lalu menggenggamnya erat-erat! 

Tak aneh bila genggaman ini lama-lama menjadi kelemekatan hati yang sulit dilepaskan!

Melepaskannya perlu energi besar, dan kadang menyakitkan!

Kemelekatan yang paling sulit dilepas adalah Kemelakatan Hati pada Dunia, sebab memang itulah tugas dunia, Allah merancangnya dengan begitu menyilaukan dan menggoda! Sebagai ujian bagi manusia. 

Allah telah mengingatkan kita tentang ini agar manusia tak lupa, agar manusia tetap waspada, agar hati manusia tetap melekat pada Allah saja. 

Nilai dunia tak lebih dari sayap nyamuk saja. Bahkan lebih hina dari seonggok bangkai. "Dunia" bagi seorang wanita bisa jadi adalah cinta suaminya. Saat dunia itu begitu melekat, ia akan mati-matian mengejarnya! Dan mempertahankannya!

Akan merasa runtuh saat gagal meraihnya atau saat terlepas darinya! 

Poligami, merupakan salah satu cara Allah untuk membantu wanita melepaskan kemelekatan hati wanita pada "dunia", Bisa jadi karena hatinya telah begitu kuat melekat pada dunia dan Allah cemburu atas itu.

Allah ingin wanita itu melepaskan dirinya dari budak dunia, dari budak cinta semu! Menuju kebebasan hakiki yakni menjadi HambaNya saja. Dalam praktiknya poligami mengajarkan itu semua.

Bagi anda para istri praktisi poligami, anggaplah poligami adalah seni untuk melepaskan menuju kebebasan. 

Meski tertatih melakukannya, ingatlah kenapa Allah mentaqdirkan itu untuk kita! Karena Allah ingin kita terbebas dari kemelekatan kepada selainNya. 

Betapa indah melepas, meski itu sulit 

Tapi betapa cantik menjadi bebas, dimana Allah sajalah yang melekat dihatinya!

 
Wallahu'alam bisshawab

Dewi Rosmayanti

Posting Komentar untuk "Poligami: Seni Melepaskan Menuju Kebebasan"

Hosting Unlimited Indonesia

channel-telegram

Berlangganan via Email